Sabtu, 19 Februari 2011

Pelajaran Dari Arus Perubahan




Perubahan sudah terjadi dinegara ini, Pakistan ,Bangladesh, Turki dan negeri islam lainnya. Sekarang arus perubahan sedang mengaliri Tunisia, Mesir lalu Aljazair, Yaman, Yordania, Suriah dan Saudi ,dan menunggu negeri muslim lainnya. Dari semua itu bisa kita ambil beberapa pelajaran sebagai  berikut:
Pertama, Para penguasa kaum muslim saat ini mempunyai banyak kesamaan. Meraka menghianati berbagai permasalahan umat, menelantarkan kemaslahatan  umat, dan membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjual kekuasaan dan kedaulatan negerinya, menggadaikan negeri kepada musuh-musuh Allah dan menjadikannya pertarungan Internasional. Mereka mengankangi kekayaan negerinya dan di bagi-bagi diantara pemimpin rezim, orang-orang dekatnya, para kroni dan pengikutnya. Bahkan mereka menyerahkan dan menggadaikan kekayaan umat kepada barat imperialis. Mereka sama-sama memberikan loyalitasnya kepada barat kapitalis terutama AS dan UK. Merekapun menjelma menjadi sosok zalim, rusak dan merusak serta menyebarkan kerusakan di muka bumi. Mereka lupa bahwa kezaliman dan penindasan akan melahirkan “letusan” dan tirani yang pasti akan berakhir dan dilindas zaman.
Kedua, Para penguasa itu berupaya memupuk kekuasaan, menghimpun harta, mengguritakan jaringan kroninya dan bersandar pada barat. Mereka lupa bahwa semua itu tidak berguna seditikpun dan tidak bisa menyelamatkan  dari umat dan sanksi Allah SWT. Sekuat apapun loyalitas dan sebesar apapun pengabdian apapun kepada barat imperialis, jika tiba saatnya maka mereka akan dicampakkan oleh barat. Mereka hanya akan mendapatkan kehinaan dihadapan umat manusia dan sanksi yang pedih di akhirat.
Ketiga,  Perubahan akan terjadi jika rakyat menuntut adanya perubahan, saat itu tidak ada pihak manapun  termasuk  barat dengan segala kekuatannya yang bisa menghalangi perubahan. Sayang , perubahan yang terjadi belum maksimal baru perubahan orang atau pribadi penguasa. Rezim yang satu jatuh dan diganti oleh penguasa yang lain yang tetap loyal kepada pihak barat imperialis dan mengadopsi sistem sekular.
Keempat,  Perubahan hakiki yang seharusnya diwujudkan adalah perubahan yang di contohkan oleh Rosul SAW dan para sahabat, Yaitu perubahan menuju Allah, menuju Islam, aqidah dan syariah sebagai pandangan hidup dan sistem yang diterapkan untuk mengatur urusan masyarakat.
Kelima,  Perubahan yang hakiki akan terwujud jika umat bergerak pada perubahan yang hakiki itu. Untuk itu umat harus sadar dan paham tentang rusak dan bobroknya sistem yang sedang eksis. Umat harus sadar dan paham tentang sistem islam dan bahwa syariah islam merupakan  sistem yang terbaik dan diridhai Allah dan RosulNya, serta hanya mungkin sempurna di terapkan dalam bingkai khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an nubuwah. Umat juga harus sadar dan paham,  mewujudkan perubahan hakiki dengan menerapkan syariah islam adalah tuntutan keimanan mereka. Kesadaran itu yang akan melahirkan gerakan umat menuntut dan merealisasi perubahan hakiki itu. Semua tiu hanya dapat diwujudkan melalui gerakan penyadaran, dakwah yang terus menerus. Itulah aktivitas perjuangan yang rill dan serius mewujudkan perubahan yang hakiki. Yang harus kita lakukan adalah turut andil seoptimal mungkin dalam upaya mewukudkan kesadaran-kesadaran  dalam diri umat dengan segenap komponennya terutama ahlul quwah, para tokoh dan ulama. Setiap kita bisa melakukanya, tidak ada sesuatupun yang membuat kita tidak bisa.Sebesar apapun andil kita dalam hal itu akan kita petik buahnya di akhirat kelak dihadapan Allah SWT,Amin amin amin ya robbal alamin. (sumber; Al Islam).


     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar